Pernah dengar Notebook baru seharga 3.5 juta Rupiah? Bukan netbook, tapi notebook”?

Ah barangnya pasti murahan, rongsok, gampang rusak, dsb.

Eit, nanti dulu “? jangan dulu berasumsi bahwa barang murah itu jelek.

Mamang kebetulan beberapa waktu yang lalu ketitipan amanat untuk membelikan satu unit notebook dengan budget dibawah 4 juta. Kebetulan mamang pernah lihat ada notebook Advan dengan harga sekitar 3.5 jt.

Tentu pertama kali mamang akan mencari dulu info di advandigital.com dan ternyata memang ada Notebook baru 3 jt an katanya.

Selanjutnya mamang meluncur ke toko-toko langganan mamang. Ternyata, tidak ada stock katanya. Terus mamang jalan-jalan akhirnya mampir di IBCC pas waktu mau tutup. Eh ternyata notebook advan soulmate tersebut ada dua varian! Yang satunya sih sama persis dengan yang di website advan, nah yang satunya lagi ternyata beda jauh.

Pertama-tama, body nya full kinclong alias glossy. Hmmm”? bagusnya jadi kelihatan gak murahan, tapi jeleknya tapak tangan berminyak pasti kelihatannya jelek di notebook ini.

Soal spek sih gak jauh berbeda dengan yang di website :

Graphic LCD Screen 14? LED Screen
Processor Intel Pentium P6100 2.0Ghz
Chipset Intel HM 55
Memory Standard DDR3 1Gb SODIMM
Storage HDD 1x SATA 2.5? HDD 320 Gb
Input Device Keyboard QWERTY 86 keys Touchpad
Sound System Integrated Audio Codec Realtec ALC 662 Azalia Codec, support 2.0 channel output,
built in microphone
buil in speaker x 2
I/O Port 3 USB 2.0 Port 4 in 1 SD Card
1x DC “? in jack
Audio Port
(2) w/ line
out and
Mic
1 x RJ45 Port Kensingtone Lock
1 x VGA
Communications Support 802.11B/G & 802.11 B/G/N
Ethernet Lan 10 / 100 Fast Ethernet Support
Video Input Webcam
System Software FREE DOS, Support Windows Xp home, Vista Basic, Linus, W 7
Security
Battery Type 6 cell

Lumayan kan?

Nah yang beda lagi dan bikin mamang tertarik adalah keyboard nya yang “mirip sony”? “? apa mungkin yang disebut chicklet key?

Akhirnya ditebus deh notebook tersebut seharga 3.7jt (+ upgrade RAM ke 2GB). Mamang sudah gak mikir-mikir lagi cari yang lebih murah atau gimana deh, sudah keburu cape keliling-keliling 🙂

Nah, setelah dipakai “? mamang bisa memberi penilaian buat notebook ini :

Kinerja system = cukup. Dipakai untuk office, internet browsing, database dan grafis ringan cukup memadai. Cuma waktu mamang pakai untuk aplikasi desain 3D, agak berat / lambat. Mungkin semua notebook dengan display adapter shared akan seperti itu. Atau mungkin juga karena menggunakan aplikasi 3D open source. Oh iya, yang cukup menyenangkan mamang, system nya langsung bisa menggunakan Ubuntu 10.04 tanpa masalah sama sekali. Kalau untuk Ubuntu 10.10 tidak bisa karena ternyata untuk chipset intel HM 55 ini harus menggunakan kernel terbaru versi beta. Daripada tidak stabil, akhirnya mamang menggunakan ubuntu 10.04 saja.

Kinerja baterai = cukup baik untuk notebook seharga itu. Kurang lebih 2 jam an untuk pemakaian office normal.

Desain body = Secara keseluruhan cukup menyenangkan, kecuali bagian palmrest (dibawah keyboard), kayaknya kalau dibuat dengan bahan doff atau motif leather akan lebih menyenangkan. Yang agak mengganggu adalah ketiga port USB yang terletak di sebelah kanan dan tidak ada yang berposisi di sebelah kiri. Panas dari system juga cukup baik terbuang melalui fan yang berada di sebelah kiri.

Layar juga cukup enak di mata, tidak seperti anggapan bahwa notebook murah akan “sakit di mata”?. Cukup natural reproduksi warna nya dan tidak flickering.

Jadi, secara overall “? bagi yang membutuhkan notebook dengan budget terbatas tapi tidak notebook ini patut dipertimbangkan. Walaupun merek lokal dengan harga relatif lebih murah dari harga rata-rata, tapi notebook ini cukup patut dipertimbangkan.

Update : Hari ini 26 April 2011 di iklan koran turun harga jadi 3.2 jt an. Gilee tambah murah aja ni notebook….

Share:

Mungkin ini juga menarik