Beranda » Baterai Eneloop

Baterai Eneloop

Belum lama ini mamang ‘terpaksa’ membeli sepasang baterai eneloop berhubung baterai rechargeable mamang yang sudah berusia lebih dari 5 tahunan mulai menampakkan ketidakberesan.

Menurut website resmi nya, eneloop adalah baterai rechargeable berbasis Ni-MH (Nickel”?metal hydride) yang diproduksi oleh Sanyo. ?Baterai ini mempunyai karakteristik self-discharge yang sangat rendah yaitu hanya 25% selama tiga tahun! ?Jadi walaupun baterai ini disimpan setelah di charge penuh selama tiga tahun, baterai ini masih akan mempunyai 75% tenaga untuk dipakai. ?Oleh karena itu, baterai eneloop dikenal juga dengan baterai charge siap pakai – jadi dari saat pembelian bisa langsung dipakai tanpa harus di charge dulu. ?Mamang sendiri dari beli dua bulanan yang lalu sampai saat ini belum melakukan charging perdana (dipakai di kamera digital poket tua mamang).

Baterai eneloop ini menurut spesifikasi di web resminya mempunyai charging cycle (jumlah maksimum siklus habis-charge ulang) ?sampai 1500 kali charging. ?Jadi kalau satu buat batere AA seharga Rp. 2000 saja, baterai ini bisa disetarakan dengan baterai seharga 1500×2000= Rp. 3juta! ?Padahal harga rata-rata baterai ini adalah kl. Rp. 30ribu an / pcs. ?Belum lagi bisa dibayangkan limbah 1500 buah batere yang sudah habis terpakai.

Baterai charge, terutama type NiMH atau NiCd (sudah jarang ada) kebanyakan melalui masa pakai nya di jalur self discharge. ?Jadi, bisa dibilang efektifitas baterai charge konvensional sangat rendah – berhubung setiap mau dipakai harus di charge dulu, sehingga mengurangi ‘jatah’ charging cycle nya. ?Pernah kan, baterai charge biasa di charge penuh terus disimpan misalnya di kamera digital – terus dibiarkan tidak dipakai seminggu saja, begitu mau dipakai – eh batere nya minta di charge. ?Kebanyakan akan menyalahkan baterai yang drop atau kamera yang boros – sebetulnya itu adalah akibat self discharge rate dari baterai nya yang tinggi. ?Akibatnya baterai seperti ini akan sering di charge dan secara otomatis mengurangi umur baterai itu sendiri.

Share:

Mungkin ini juga menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *