Beranda » Berpikirlah Lagi sebelum Mengkelas-Kelaskan Masyarakat

Berpikirlah Lagi sebelum Mengkelas-Kelaskan Masyarakat

Sedikit kutipan dari cerita pewayangan dari Wikipedia :

Demi keperluan istri dan puteranya, Drona ingin bebas dari kemiskinan. Teringat kepada janji yang diberikan oleh?Drupada, Drona ingin menemuinya untuk meminta bantuan. Tetapi, karena mabuk oleh kekuasaan, Raja Drupada menolak untuk mengakui Drona (sebagai temannya) dan menghinanya dengan mengatakan bahwa ia manusia rendah.

Dalam?Mahabarata,?Drupada?memberi penjelasan yang panjang dan sombong kepada Drona tentang masalah kenapa ia tidak mau mengakui Drona. Drupada berkata, “Persahabatan, adalah mungkin jika hanya terjadi antara dua orang dengan taraf hidup yang sama”. Dia berkata bahwa sebagai anak-anak, adalah hal yang mungkin bagi dirinya untuk berteman dengan Drona, karena pada masa itu mereka sama. Tetapi sekarang Drupada menjadi raja, sementara Drona berada dalam kemiskinan. Dalam keadaan seperti ini, persahabatan adalah hal yang mustahil. Tetapi ia berkata bahwa ia akan memuaskan hati Drona apabila Drona mau meminta sedekah selayaknya para?brahmana?daripada mengaku sebagai seorang teman. Drupada menasihati Drona supaya tidak memikirkan masalah itu lagi dan ingin ia hidup menurut jalannya sendiri. Drona pergi membisu, namun di dalam hatinya ia bersumpah akan membalas dendam.

Hari ini mamang membaca hashtag Twit yang sangat menyakitkan (buat mamang) yaitu #KelasMenengahNgehe. ?Yah, memang cuma twitter – tidak perlu terlalu dipikirkan. ?Di lain pihak, dalam kondisi yang tidak menentu seperti sekarang ini – janganlah memperkeruh suasana dengan membuat kelas – kelas di masyarakat. ?Sebetulnya dengan adanya istilah “Rakyat Miskin” atau “Menengah Kebawah” itu juga sudah cukup melukai tatanan masyarakat. ?Biarlah istilah tersebut hanya digunakan pada survey statistik atau presentasi demografis?- tapi secara kemasyarakatan hanya ada satu :

Rakyat Indonesia.

Dan Twitter itu Social Media kan? ?Think Social.

Mungkin ini juga menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *