Beranda » e-Gimana

Kategori: e-Gimana

Berbagi bagaimana caranya…

Cara Membuat Form PDF

Terkadang kita perlu untuk mendistribusikan suatu form isian melalui e-mail atau website. ?Masalahnya adalah kalau kita distribusikan dalam format file aslinya apakah dalam bentuk Word Processor / Word Document (*.doc) atau Spreadsheet (*.xls) maka akan timbul kekhawatiran akan kemungkinan file source tersebut akan ‘tidak sengaja’ terubah oleh penerima file. ?Sedangkan jika kita mendistribusikannya dalam bentuk file Adobe Acrobat (*.pdf) maka penerima akan kerepotan untuk mengisi pada form tersebut karena pada umumnya file PDF hanya bisa di print atau di save (tidak bisa diedit langsung). ?Jadi untuk mengisi form dengan format PDF, penerima harus mencetak form tersebut, mengisi nya secara manual untuk kemudian dikembalikan apakah melalui fax, pos ataupun di scan untuk di email balik. ?Cukup repot ya? Nyamnyamnyam…

Nah, ternyata file PDF bisa menyediakan field / wadah untuk form isian. ?Dan ternyata fitur ini sudah ada sejak lama, cuma mungkin mamang saja yang kurang gaul :p ?Maklum Adobe Acrobat (Adobe Acrobat yah, bukan Adobe Acrobat Reader – jangan salah) tidak tersedia versi Open Source atau Free nya.

Sebagai catatan untuk mamang sendiri dan mudah-mudahan bisa bermanfaat buat yang lain juga, berikut ini adalah cara nya.

Untuk membuat PDF Form ini, kita memerlukan bantuan Adobe Acrobat. ?Dalam contoh di bawah ini, mamang menggunakan Adobe Acrobat Pro X (dapet minjem. ?hehe)

Misalnya kita sudah membuat form keanggotaan seperti contoh di bawah ini menggunakan aplikasi Word Processor yang biasa digunakan.

Seperti biasa kalau kurang kelihatan gambarnya klik saja nanti muncul gambar ayu tingting yang lebih besar.

Lalu setelah di save, jalankan program Adobe Acrobat, lalu pilih menu File -> Create -> PDF Form or Online Form

Lalu pilih “Use an existing file

Dan arahkan ke file form yang telah disiapkan sebelumnya dalam format *doc atau *docx

Setelah itu kita bisa mulai menyisipkan field-field untuk isian. ?Biasanya kalau pada form yang dibuat menggunakan word sudah dibuat seperti isian (misalnya dengan garis bawah di field isian) Adobe Acrobat akan secara otomatis menawarkan field isian. ?Tapi agar mengerti secara basic, sebaiknya kita coba lakukan secara manual. ?Salau satu caranya adalah dengan mengklik kanan area dimana kita akan membuat field isian dan pilih “Text Field

Selain text field (isian bebas) kita juga bisa membuat diantaranya Drop Down Field (Daftar Pilihan)

Untuk menentukan pilihannya, dobel klik field dropdown nya dan akan muncul field properties nya. ?Pilih tab Options

Nah, isikan pilihan pada Item?dan klik tombol Add. ?Kita juga dapat menentukan format untuk isian text bebas (text field) apakah general (bebas) atau hanya bisa diisi numerik seperti untuk isian umur. ?Semuanya diatur pada tab Format.

Nah setelah selesai membuat semua field yang diperlukan, klik tombol “Close Form Editing

Setelah itu save file PDF seperti biasa (dengan menu File-> Save atau Save As -> PDF) – misalnya dengan nama File_A.pdf

Coba dulu form tersebut, menggunakan Adobe Acrobat Reader (minimal versi 8) atau buka langsung dengan browser misalnya Firefox atau Google Chrome dan coba edit.

Jika masih ada yang kurang, buka kembali file tersebut menggunakan Adobe Acrobat dan klik tombol Tools – Forms – Edit

Lalu Close Form Editing dan save lagi setelah semuanya sudah selesai di edit.

Nah setelah segalanya sesuai dengan yang diinginkan, kalau ingin supaya file tersebut bisa di save setelah di update field nya (sudah dilakukan isian) menggunakan Adobe Acrobat Reader, maka perlu di save as dulu sebagai “Reader Extended PDF” dan pilih “Enable Additional Features…” ?Dan kemudian klik tombol “Save Now

Sebisa mungkin jangan timpa nama file PDF yang sudah dibuat sebelumnya. ?Misalnya jika di atas pertama di save sebagai File_A.pdf maka kali ini di save sebagai reader extended PDF misalnya dengan nama File_B.pdf. ?Karena jika sudah di save sebagai reader extended PDF maka form pada file tersebut tidak akan bisa di edit lagi. ?Jadi nanti yang didistribusikan adalah File_B.pdf

Semoga bermanfaat…

Dialer USB Modem gagal konek (dan beberapa keanehan lainnya)

Salah satu pengalaman mamang dalam mengatasi kesulitan USB modem milik seorang teman yang gagal melakukan koneksi pada komputernya. ?Jadi setiap dial, pasti langsung disconnect seolah-olah ada masalah dengan nomor yang dipakai (sudah ?habis masa berlaku nya atau kehabisan pulsa). ?Sewaktu mamang check – kebetulan dia pakai tri jadi tinggal kirim sms ke 234 dengan isi “data” (tanpa tanda kutip) – ternyata masih ada quota 900MB an dan kondisi kartu aktif.

Setelah coba uninstall driver modem dan install kembali, ternyata masih gitu juga. ?Bikin dial profile baru, ternyata masih gitu juga. ?Waduh, mulai kebayang install ulang nih – walaupun masih samar-samar dan jauh disebrang lautan.

Ah tidak, untuk hal seperti ini seharusnya tidak perlu install ulang. ?Kebetulan mamang bawa modem semar si pinky – mamang coba tancep juga, install software dan hasilnya sama! Si pinky juga gak bisa connect. ?Hmmm. ?Terkonfirmasi bahwa masalah ada di software diluar software dialer atau di level Operating System. ?Oh iya – temen mamang masih tersesat – dia masih menggunakan Windos XP. ?Soalnya dia tukang poto. ?Tau deh, tukang poto paling susah diajak ke jalan (open source) yang lurus. ?Biasa – ketergantungan pada sotosop.

Eh iya, akhirnya mamang check di networking properties nya – ada yang janggal (untuk enggak nonjol, kalau nonjol pasti mamang takol) – ada satu komponen tambahan dari AVG (anti virus) :

Namanya AVG network filter driver. ?Kayaknya (dan biasanya) driver-driver atau protocol dari antivirus ini suka bikin keanehan pada akses network. ?Mungkin seharusnya sih enggak mengganggu – asal di setting dengan benar, tapi mungkin bisa saja karena update yang terputus (tau sendiri deh kondisi internet Indonesia) atau salah setting dari user sendiri, komponen ini malah akan memblok seluruh paket network.

Kebetulan (kebetulan wae si mamang mah) AVG yang terinstall juga sudah out of date – akhirnya mamang uninstall, lalu mamang install anti virus yang baru (yang gak ada network component nya). ?Dan test dial.

Alhamdulillah OK. Solved!

Oh iya, beberapa antivirus sering menyebabkan ‘perilaku’ aneh pada komputer Windos – apakah bengong setelah boot / login windows, tidak bisa lihat workgroup network, dsb. ?Jadi kalau ketemu hal yang aneh-aneh seperti itu, jangan buru-buru install ulang. ?Apalagi kalau di komputer banyak program yang ‘antik’ yang sudah tidak ada installer nya (alias dapet minjem CD/DVD nya). ?Coba uninstall dulu software-software yang dicurigai ‘menghalangi’ proses yang normal – terutama yang paling ‘dalam’ level intervensi nya ya itu – anti virus dan mungkin beberapa software security lainnya.

Good luck Jim!

Task Manager pada Ubuntu?

Pagi beberapa para pengguna Microsoft Windows, mungkin Task Manager adalah fungsi yang cukup akrab, terutama pada saat komputer Windows anda ngehang. ?Hehe. ?Biasanya orang mengakses Task Manager dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Shift + Esc. ?Itu juga kalau enggak keburu nemu Blue Screen of Death (BSOD).

Bagaimana dengan Ubuntu? ?Sebagai derivatif Linux, pasti Ubuntu mewarisi kemampuan ‘kill’ untuk membunuh proses yang bandel atau ‘top’ untuk memonitor aktifitas resources kita. ?Tapi di jaman graphical interface seperti sekarang, ada namanya paket “System Monitor” pada Gnome yang dipakai oleh Ubuntu. ?Sekarang, bagaimana caranya supaya bisa mengaktifkan System Monitor dengan kombinasi tombol Ctrl + Shift + Esc? ?Berikut caranya :

Landjoetkan…

Nelpon Gratis Smartfren Antilelet

Sebelumnya mungkin lebih baik kalau mamang tegaskan dulu bahwa mamang tidak ada hubungan apa-apa dengan SmartFren.? Mamang bukan karyawan SmartFren dan mamang juga tidak memperoleh imbalan apa-apa dari SmartFren dengan menulis mengenai produk mereka.? Mamang juga sering dikecewakan mereka dengan layanan data mereka yang akhir-akhir ini sering lelet.? Jadi kalau ada uneg-uneg mengenai SmartFren, mohon jangan ditumpahkan kepada mamang – mamang hanya berusaha membantu sesama pemakai SmartFren.

Nah, karena tadi pagi ada yang menanyakan kepada mamang mengenai bonus Gratis Nelpon pada kartu Smartfren ‘Antilelet’ alias si orang udang ‘Kwik’ – maka berikut ini mungkin bisa mamang sedikit jelaskan mengenai mekanisme ‘gratis’ nya.

Bonus gratisan nelepon ke seluruh nomor SmartFren baik lokal maupun interlokal akan didapat dengan minimal pengisian pulsa sebesar Rp. 5.000,- yang akan mendapatkan bonus gratisan telepon dan facebook & twitter selama 5 hari.? Jadi jangan salah ya, gratisannya hanya untuk 5 hari per pengisian Rp. 5.000,-

Berikut ini tabel masa aktif bonus :

 

Denominasi Masa Aktif Bonus Masa Aktif Pulsa
5,000.00 5 hari 7 hari
15,000.00 15 hari 15 hari
50,000.00 50 hari 75 hari
100,000.00 100 hari 150 hari
300,000.00 300 hari 180 hari

 

Selain itu, perhatikan bahwa bonus gratis Facebook dan Twitter hanya berlaku untuk akses melalui WAP dan WEB browser standar.? Jadi kalau pakai aplikasi pihak ketiga, tetap akan dipotong pulsa.

Intinya sih, ada satu jalan untuk mendapatkan bonus gratisan dan seribu cara untuk ketimpa sial dipotong pulsa.? Bagaimana anda akan menyikapi skema ‘gratisan’ seperti ini?? Mamang kembalikan kepada para pelanggan yang terhormat.

Sekali lagi, mohon untuk tidak komplain mengenai SmartFren kepada mamang.? Silahkan komplen ke twitter @smartfrenworld

e-Gimana Cara Download Video dari Youtube

Karena satu dan lain hal, seringkali mamang perlu untuk mendownload videos dari Youtube. Video-video baik video clip maupun vidio biasa yang ada di Youtube sekarang ada yang beresolusi cukup tinggi sehingga lumayan juga untuk dikoleksi baik sebagai bahan referensi vidio clip maupun untuk bahan editan video juga.

Salah satu cara termudah untuk mendownload video dari you tube adalah dengan menggunakan add on Mozilla Firefox FlashGot

Cara install FlashGot ini cukup mudah, cukup sambungkan komputer anda ke internet – buka baju Firefox nya, lalu klik menu Tool – Addons

Landjoetkan…