Beranda » Hari demi hari » AMADJING!

Kategori: AMADJING!

Jual Ginjal beli iPad – Hadeuh…

Kasihan sekali, sebut saja Wang – seorang remaja dari daerah miskin di selatan provinsi Anhui di?China, menjual ginjal nya untuk membeli sebuah iPhone dan iPad. ?Dan sekarang dia sedang terancam kematian akibat gagal ginjal.

Anak 17 tahun ini, mengaku telah menjual ginjalnya setelah ibu nya curiga – bagaimana dia bisa membeli barang-barang mahal tersebut. ?Wang tidak akan selamat jika dia tidak mendapatkan transplantasi ginjal – yang sangat sulit untuk didapatkan di Anhui. ?Di China, dalam satu tahun kurang lebih 1.5 juta orang mengantri untuk menjadi satu dari 10.000 orang pasien transplantasi ginjal.

Gejala?gagal ginjal?termasuk rasa sakit?dan kejang?panggul?yang dihasilkan dariketidakmampuan?ginjal yang tersisa?untuk secara efektif menghilangkan?limbah daritubuh.?Menurut Institut?Kesehatan Nasional, kematian?adalah akibat?sangat?umum dari gagal?ginjal?yang dihasilkan dari?prosedur bedah.

Menurut kantor berita Xinhua,?Wang?menerima sekitar?$ 3.489?untuk menjualginjalnya, sedangkan?setidaknya satu?terdakwa?dalam kasus tersebut?mengantongilebih dari $?35.000 untuk?menyediakan?organ?di pasar gelap.?iPad biasanya dijual seharga $ 499?di Amerika?Serikat,?sedangkan iPhone?baru?seharga $ 629?tanpa kontrak.

Lima orang, termasuk ahli bedah dan broker yang juga dikabarkan terbelit hutang judi dan berada dalam kesulitan keuangan telah dijadikan tersangka dalam kasus ini karena telah melakukan pencederaan secara disengaja. ?Seorang lagi tersangka adalah orang yang mencari donor dari chatroom di internet.

Di China, sama seperti di India, menjual ginjal sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan orang yang terbelit kemiskinan untuk menyokong penghidupan keluarga nya.

“Tanpa susah-susah memilih, para anak muda yang dilahirkan setelah tahun 1990 sering membuat keputusan gegabah,” menurut staf editorial koran partai komunis Guangming Daily bulan lalu. “Dalam pilihan antara tubuh mereka dan materialisme, mereka memilih yang kedua.”

China akhir-akhir ini berjanji untuk berhenti ‘memanen’ organ tubuh dari oran-orang terhukum mati dalam beberapa tahun ke depan.